
Yanti Hidayati
Kala dan Aspek dalam Bahasa Jepang dengan Bahasa Indonesia (Kajian Linguistik
Kontrastif)
Pada kalimat (11) verba fukamete iru bermakna secara harfiah sedang memperdalam.
Berasal dari verba bentuk kamus fukameru yang berarti memperdalam (Matsuura, 1994 :
175). Verba fukamete iru merupakan verba yang menyatakan peristiwa atau keadaan yang
kontinyu dengan morfem rangkap (te iru), menurut (Inoue, 1976: 6) termasuk aspek
joutaisou atau aspek keadaan. Dalam bahasa Indonesia aspek joutaisou atau aspek
keadaan dinyatakan pada kalimat (12) verba sedang mempersiapkan. Seperti pemaparan
Djajasudarma (1999: 26) kalimat (12) dalam kategori aspek bahasa Indonesia termasuk
aspek progresif, yaitu menyatakan perbuatan sedang berlangsung. Ditandai dengan
menggunakan unsur leksikal sedang. Dapat diketahui walaupun memiliki kesamaan
leksikal dalam menyatakan aspek sedang tetapi dalam bahasa Jepang untuk menyatakan
aspek sedang dibutuhkan verba yang menyatakan peristiwa atau keadaan diikuti oleh
morfem rangkap (te iru).
c.
Menyatakan Shinkousou atau aspek sedang berlangsung
(12)
Jakarta Shimbun edisi tanggal 27 Desember 2014, paragraf 11.
...
2階ではアチェや東北の被災地の写真などを展示し、被害と復興を伝えて
いる
。
...Ni kai dewa Ache ya touhoku no hisai chi no shashin nado o tenji shi, higai to fukkou o
tsutaete iru.
“...Di lantai dua (Tsuruoka) sedang menyampaikan rekonstruksi dan kerugian, serta
memamerkan foto-foto tempat terjadinya bencana di wilayah timur laut.”
(13)
republika.co.id edisi tanggal 27 Desember 2014 pukul 07 : 15, paragraf 19. Begitu
kembali ke Jakarta, Presiden segera menggelar rapat Kabinet darurat ...: mengirim
bantuan TNI dan Polri untuk ..., dan ...; mengirim BBM, makanan dan air bersih;
menghidupkan kembali listrik dan jalur telepon; menentukan jumlah tenda yang
dibutuhkan untuk pengungsian; mengirim dokter tambahan; .. dan lain sebagainya.
Pada kalimat (13) verba tsutaete iru bermakna sedang menyampaikan. Berasal dari
verba bentuk kamus tsutaeru yang berarti menyampaikan, memperkenalkan, dan
mewariskan (Matsuura, 1994 : 1125). Verba tsutaete iru merupakan verba yang
menyatakan peristiwa atau keadaan yang kontinyu dengan morfem rangkap (te iru),
menurut (Inoue, 1976: 6) termasuk aspek shinkousou atau aspek sedang berlangsung.
Dalam bahasa Indonesia aspek shinkousou atau aspek sedang berlangsung dinyatakan
pada kalimat (14) verba menggelar, mengirim, menentukan, dan menghidupkan. Seperti
pemaparan Djajasudarma (1999: 26) kalimat (14) dalam kategori aspek bahasa Indonesia
termasuk aspek imperfektif, yaitu aspek yang menyatakan perbuatan berlangsung sebentar.
Ditandai verba berafiks meN-. Dapat diketahui walaupun memiliki kesamaan leksikal
dalam menyatakan aspek sedang tetapi dalam bahasa Jepang untuk menyatakan aspek
sedang dibutuhkan verba yang menyatakan peristiwa atau keadaan diikuti oleh morfem
rangkap (te iru). Dan dalam bahasa Indonesia verbanya ditandai dengan afiks meN-.