
Citra Dewi dan Irna Anjani
Pembelajaran Huruf Kanji Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT
PENDAHULUAN
Tidak dapat dipungkiri bahwa mempelajari huruf kanji merupakan salah satu kesulitan
yang dialami oleh pembelajar bahasa Jepang di Indonesia. Menurut Toshiko Ishida dalam
Ahmad Dahidi dkk (1997:7) dikatakan bahwa dalam Daikanwa Jiten 2) yang merupakan
kamus yang terlengkap yang disusun di Jepang “ Terdapat kira-kira 50.000 huruf kanji”.
Melalui kebijakan yang ditetapkan oleh Monbusho, ditetapkan bahwa kanji yang termasuk
dalam Jooyo Kanji 3) berjumlah 1945 huruf. Walaupun demikian tidak semua kanji
tersebut harus dihafal oleh pembelajar bahasa Jepang. Melainkan disesuaikan dengan
alokasi waktu dan kebutuhan pembelajar itu sendiri. Namun tetap saja menghafal huruf
kanji bukanlah hal yang mudah. Ditambah lagi bangsa Indonesia bukanlah kanjikei
4) sehingga pembelajaran kanji harus diusahakan lebih keras dibandingkan dengan
pembelajar dari Taiwan, Cina, Korea dan bangsa keturunan kanji lainnya.
Namun seiring dengan berkembangnya pembelajaran bahasa Jepang di Indonesia
banyak ditemukan metode-metode baru guna mempermudah pembelajaranya. Dalam dunia
pendidikan terutama dikenal metode pembelajaran kooperatif, dimana siswa diajak
untuk berfikir dan mengungkapkan ide dalam model diskusi atau games yang dilakukan
secara berkelompok. Seiring dengan pernyataan Bruce Cambell (2004:43) yang
menyatakan bahwa pembelajaran seharusnya menggunakan kedua potensi siswa, baik
intelektual maupun fisik. Pendekatan dan metode pembelajaran sebaiknya mengajak
pembelajar aktif dan terlibat dalam penyelesaian masalah belajar bukan hanya menerima
informasi saja. Maka penulis mengujicobakan metode TGT dalam pembelajaran kanji agar
pembelajar mampu berkompetisi dalam belajar dan mengupayakan hasil terbaik dalam
pencapaian belajarnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa semester 1 dalam
menguasai huruf kanji dengan menggunakan Team Games Tournament (TGT) dan untuk
mengetahui apakah Kooperatif Learning tipe TGT dapat meningkatkan kemampuan
mahasiswa dalam menguasai huruf kanji.
METODE PENELITIAN
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT
Model pembelajaran kooperatif mempunyai banyak sekali variasi. Salah satu di
antaranya adalah model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournaments).
Menurut Saco (2006), dalam TGT siswa memainkan permainan dengan seluruh anggota
kelompoknya untuk memperoleh skor bagi kelompoknya. Sehingga keberhasilan tiap
individu dapat dilihat dari keberhasilan kelompok.
Dalam pembelajaran kooperatif terdapat rasa saling ketergantungan positif antar
anggotanya untuk mencapai tujuan kelompoknya. Dalam model pembelajaran kooperatif
dengan tipe TGT terdapat karakter sebagai berikut.
1. Pembelajar dilatih keterampilan-keterampilan yang spesifik untuk membantu sesama
temannya bekerja sama dengan baik.
2. Adanya pengakuan atau ganjaran kecil yang harus diberikan kepada kelompok yang
kinerjanya baik.
3. Memanfaatkan suatu permainan dalam kelompok kecil untuk memperoleh tambahan