
Muhamad Farid
Dampak Sosial dan Perubahan Perilaku Belajar pada Pengaplikasian Media Sosial Bagi
Siswa Sekolah Dasar
Dalam penelitian ini terdapat 3 informan yaitu siswa, orangtua dan guru.
Siswa merupakan suatu informan dikarenakan mereka sendiri yang mengalami
bagaimana fenomena penggunaan media sosial terhadap mereka beserta dampak
baik dan buruknya. Orangtua menjadi informan dalam memberikan data
bagaimana mereka mengawasi dan mengarahkan para siswa dalam menggunakan
media sosial dalam kesehariannya dirumah dan apakah ada dampak sosial yang
timbul dari kegiatan tersebut. Guru menjadi informan dalam memberikan data
apakah penggunaan media sosial berpengaruh langsung terhadap perubahan
perilaku belajar siswa disekolah.
Di dalam melaksanakan metode dokumentansi, peneliti menyelidiki benda-
benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, notulen
rapat, catatan harian dan sebagainya. dokumen pada penelitian ini meliputi daftar
absen, biodata, kartu keluarga siswa yang bersangkutan yang bertujuan untuk
mencocokan data apakah benar siswa dan orangtua yang menjadi subjek dalam
penelitian ini valid dan sesuai. Dengan mengamati sebuah peristiwa atau aktivitas
peneliti dapat melakukan crosscheck terhadap informasi verbal yang diberikan
oleh subyek yang diteliti.
Teknik pemilihan informan sebagai sumber data ini biasanya didasarkan oleh
pertimbangan tertentu misalnya keterbatasan waktu, tenaga dann dana sehingga
tidak dapat mengambil sampel yang besar dan jaraknya jauh. Adapun cara dalam
penentuan sampel yang peneliti gunakan yaitu teknik purposive samplingDalam
penelitian ini pertimbangan yang digunakan adalah siswa mana yang memiliki
smartphone dan media sosial pribadi, siswa dengan intensitas penggunaan media
sosial yang tinggi dan jarak kediaman pribadi masing masing siswa.
Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan
wawancara, dokumentasi, dan observasi. Dengan pedoman demikian interviwer
harus memikirkan bagaimana pertanyaan tersebut akan dijabarkan secara kongkrit
dalam kalimat tanya, sekaligus menyesuaikan pertanyaan dengan konteks aktual
saat wawancara berlangsung. Tahap wawancara ini akan ditujukan guna mencari
informasi lebih dalam dan akurat terhadap permasalahan yang sudah dirumuskan.
Cara yang digunakan untuk memeriksa keabsahan data atau menguji
kebenaran data pada penelitian ini adalah peneliti terlibat langsung dalam kurun
waktu yang telah ditetapkan, peneliti melakukan triangulasi data terhadap
penelitian ini, melibatkan diskusi teman sejawat serta audit dengan dosen
pembimbing yang bertujuan untuk memeriksa kelengkapan dan ketelitian yang
dilakukan sehingga timbul keyakinan bahwa segala sesuatu yang di laporkan
tentang Dampak sosial yang ditimbulkan oleh penggunaan media sosial pada
siswa kelas VI SDN Guntur dan Seberapa Jauh peran orang tua serta guru dalam
menyikapi fenomena ini sesuai dengan kenyataan. Hal ini dilakukan dengan cara