
Citra Dewi, Septi Ayu M., Rizkah Hijriyah
Kanji Jukugo dalam Postingan Promosi Lagu pada Akun Twitter @Somastaff
4. その他, kategori gabungan jenis ini menerangkan kanji jukugo yang terdiri dari morfem
dengan jenis kata di luar ketiga gabungan jenis sebelumnya.
Dalam mempelajari kanji terutama kanji jukugo, para pembelajar sebaiknya lebih dulu
memahami cara baca, gabungan jenis kata yang terkandung dalam tiap morfem atau kanji
tunggal, dan makna setiap kanji tunggal pembentuk kanji jukugo sehingga membentuk kanji
jukugo dengan makna baru yang biasa di jumpai saat belajar. Berdasarkan hal tersebut,
penulis tertarik untuk meneliti apa saja gabungan jenis kata pada morfem atau kanji tunggal
pembentuk kanji jukugo berdasarkan postingan promosi lagu akun twitter @somastaff.
METODE PENELITIAN
Metode adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam melaksanakan sebuah penelitian.
Sugiyono (2013: 8-9) memaparkan bila metode penelitian kualitatif merupakan metode
penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah dimana peneliti adalah
instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis
data bersifat induktif berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan dan kemudian
dikonstruksikan menjadi hipotesis atau teori, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan
makna. Sugiyono (2013: 19) juga menyebutkan beberapa tahap proses memperoleh data
dalam metode penelitian kualitatif, yaitu tahap mengenal informasi yang diperoleh, tahap
mereduksi segala informasi yang telah diperoleh tersebut, dan tahap menguraikan fokus
penelitian yang telah ditetapkan menjadi lebih rinci. Dalam penelitian ini peneliti menerapkan
pendekatan kualitatif yang kemudian mendeskripsikan hasil penelitian data berupa gabungan
jenis kata pada morfem atau kanji tunggal dalam sumber data yaitu postingan promosi lagu
pada akun Twitter @somastaff.
Penelitian ini menggunakan metode simak bebas libat cakap. Menurut Mahsun (2012:
92-94) metode ini mempunyai teknik dasar yaitu teknik sadap dengan teknik lanjutan berupa
teknik catat. Maksudnya adalah metode simak digunakan untuk memperoleh data yang
dilakukan dengan cara menyimak, tetapi dalam hal ini melakukan sebuah penyimakan
tidaklah hanya berkaitan dengan penggunaan bahasa secara lisan tetapi juga penggunaan
bahasa secara tertulis. Metode simak diwujudkan melalui teknik dasarnya yaitu sadap, karena
pada hakikatnya penyimakan diwujudkan dengan menyadap penggunaan bahasa seseorang
atau informannya tanpa perlu ikut terlibat dalam peristiwa pertuturan yang bahasanya sedang
diteliti. Setelah menerapkan metode simak dan teknik sadap, peneliti dapat melanjutkannya
dengan teknik catat maupun rekam. Teknik catat adalah teknik yang dilakukan untuk mencatat