
Nunik Nur Rahmi Fauzah, Aulia Arifbillah Anwar dan Dewi Herliana
Makna Verba Noru dalam Kalimat Bahasa Jepang (Kajian Semantik)
REFERENSI
Ariani, S. A. (2009). Analisis Kontrastif Verba Naik Dalam Bahasa Indonesia dan Verba Noru
Dalam Bahasa Jepang. Universitas Pendidikan Indonesia.
Azzuhri, M., Hardini, I., & Misbakhudin, M. (2012). Perubahan Makna Nomina Bahasa Arab
dalam Alquran (Analisis Sosiosemantik).
ejje.weblio.jp. (n.d.-a). ejje.weblio.jp.
ejje.weblio.jp. (n.d.-b). ejje.weblio.jp.
Fanani, U. Z. (2019). Learning the Meaning of Sanji Jukugo (Three Characters Compound) in
[雪国](Snow Country) by Kawabata Yasunari Based on Industrial Revolution 4.0: A
Semantic Study. UI Proceedings on Social Science and Humanities, 3(2).
Fitriana, R. (2018). Pemakaian Verba Aru dan Iru Sebagai Pemarkah Gender Gramatikal
dalam Bahasa Jepang. Media Bahasa, Sastra, Dan Budaya Wahana, 1(10).
Gani, S. (2019). Kajian teoritis struktur internal bahasa (fonologi, morfologi, sintaksis, dan
semantik). A Jamiy: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 7(1), 1–20.
Hayashi, C., Hayashi, Y., & Kaneko, M. (2014). Gendai Hyoujin Kakugojiten. Gakkenkyoi.
Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa. PT Raja Grafindo Persada.
Meidariani, N. W. (2019). Makna Verba Bahasa Jepang. Jurnal Ayumi, 6(2), 97–113.
Muhlisian, A. A. (2013). Analisis Deskriptif Penggunaan [~ タばかり],[~ タところ],[~
タとたん] yang Menyatakan Beberapa Saat Waktu yang Sudah Berlalu Setelah Suatu
Aktivitas Terjadi. Izumi, 1(1).
nlb.ninjal.ac.jp. (n.d.). nlb.ninjal.ac.jp.
Pateda, M. (2001). Semantik leksikal. Rineka Cipta.
Ratna, M. P. (2017). Kesinoniman Verba Oriru Dalam Bahasa Jepang (Kajian Semantik).
Izumi, 2(2), 91918.
Shinmura, I. (1973). Kojien. Iwanami Shoten.
Sudjianto. (2003). Gramatika Bahasa Jepang. Kesaint Blanc.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan
R&D. Alfabeta.
Sutedi, D. (2001). Analisis Verba Agaru dan Noboru. “FUSII” Forum Utama Sumber
Informasi Ilmiah, Jepang Ten.
Sutedi, D. (2011). Dasar Dasar Linguistik Bahasa Jepang. Bandung : Humaniora.