INTERFERENSI DIALEK CIREBON TERHADAP PELAFALAN BAHASA JEPANG PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SASTRA JEPANG TINGKAT 2B DI INSTITUT PRIMA BANGSA CIREBON

Authors

  • Jurnal Mauldina permata dewi Institut Prima Bangsa Cirebon
  • Aulia Aifbillah Anwar Institut Prima Bangsa
  • Nursyifa Azzahro Institut Prima Bangsa

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana interferensi fonologis dialek Cirebon dalam pelafalan bahasa Jepang, khususnya pada ungkapan salam (aisatsu) oleh mahasiswa tingkat 2B Program Studi Sastra Jepang di Institut Prima Bangsa Cirebon. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk interferensi fonologis yang terjadi serta faktor-faktor penyebabnya, baik dari aspek internal maupun eksternal. Pendekatan yang digunakan adalah sosiolinguistik dan fonologi, dengan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan rekaman suara, serta dianalisis menggunakan software Praat untuk mengidentifikasi kesalahan pelafalan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bentuk interferensi berupa substitusi fonem, distorsi bunyi, ketidaksesuaian intonasi, serta pelafalan vokal akhir /u/ secara utuh. Faktor penyebab interferensi dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya yaitu kebiasaan fonologis dari bahasa ibu, dominasi penggunaan bahasa Indonesia dan Cirebon, minimnya waktu menggunakan bahasa Jepang, dan tidak terbiasanya penutur dengan struktur suku kata Jepang. Sedangkan faktor eksternal nya yaitu kurangnya akses pembelajaran formal, minimnya paparan terhadap bahasa Jepang asli, lemahnya penguasaan kosakata secara fonetis, dan kurangnya latihan kaiwa. Temuan ini memperkuat pentingnya pelatihan fonetik dan pengayaan paparan bahasa target bagi pembelajar bahasa asing.

Downloads

Published

2026-01-30