BENTUK DAN MAKNA DAJARE PADA POSTER ETIKA RUANG PUBLIK DI KERETA JEPANG
Keywords:
Bentuk, Dajare, Makna kontekstualAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan makna dajare (permainan
kata) yang terdapat pada poster etika ruang publik di kereta Jepang sebagai sarana penyampaian pesan etika kepada penumpang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Teori bentuk dajare mengacu pada Otake (2010), sedangkan teori makna kontekstual mengacu pada Chaer (2012). Data diperoleh dari poster yang dipublikasikan di situs resmi JR West Japan Railway dan Tsukuba Express sebanyak 9 data yang terdiri atas 4 data dari JR West Japan Railway dan 5 data dari Tsukuba Express. Penulis mengelompokkan data berdasarkan sumber, mengklasifikasikan bentuk dajare, menjelaskan alasan pengelompokan tersebut, serta mendeskripsikan makna kontekstual yang terkandung dalam setiap kalimat pada poster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada JR West Japan Railway ditemukan 1 segmental manipulation, 1 homophonic dan 2 durational manipulation. Sementara itu, pada Tsukuba Express ditemukan 1 homophonic, 1 segmental manipulation, 2 durational manipulation, dan 1 embedded. Makna kontekstual yang terkandung dalam dajare pada poster tersebut mencakup sindiran, ajakan, dan peringatan. Pada JR West Japan Railway, dajare umumnya digunakan untuk menyampaikan sindiran dan peringatan terhadap perilaku tidak sesuai etika di dalam kereta. Sementara itu, Tsukuba Express menampilkan makna yang lebih beragam, termasuk ajakan untuk bersikap baik melalui pendekatan yang ringan dan menyenangkan.






