Campur Kode dan Interferensi dalam Vlog Channel Yusuke Wasedaboys
Keywords:
campur kode, interferensi, vlog, bilingualisme, sosiolinguistikAbstract
Penelitian ini mengkaji fenomena campur kode dan interferensi dalam vlogchannel YouTube Yusuke Wasedaboys dari perspektif sosiolinguistik. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi campurkode, serta bentuk interferensi yang memengaruhi terjadinya campur kodedalam tuturan penutur asli Jepang yang sedang mempelajari bahasa Indonesia.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknikpengumpulan data berupa simak dan catat dari video vlog yang diunggah padatahun 2023 hingga 2025. Teori yang digunakan untuk menganalisis bentukcampur kode merujuk pada teori Chaer dan Agustina (2010), sedangkan fungsicampur kode dianalisis berdasarkan teori Appel dan Muysken (1987). Untukmenganalisis interferensi, digunakan teori Chaer dan Agustina (2010) yangmembagi interferensi menjadi fonologi, morfologi, sintaksis, dan leksikal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk campur kode yang palingdominan adalah berupa kata (2 data), diikuti oleh frasa (1 data) dan klausa (1data). Fungsi campur kode yang ditemukan mencakup fungsi referensial (2data), ekspresif (1 data), metalinguistik (1 data), dan direktif (1 data).Sementara itu, interferensi yang ditemukan meliputi interferensi fonologi (2data), interferensi sintaksis (2 data), dan interferensi leksikal (1 data). Temuanini mencerminkan dinamika bilingualisme dan menunjukkan bahwaketerbatasan penguasaan bahasa kedua dapat memicu strategi linguistik berupacampur kode dan interferensi dalam komunikasi sehari-hari di media digital.






