Konjungsi Tame Bermakna Gen’in dan Bermakna Riyuu dalam Klausa Bahasa Jepang (Kajian Semantik)
Keywords:
Konjungsi, Tame, Genin, Riyuu, MaknaAbstract
Konjungsi tame memiliki beberapa makna, yaitu menyatakan tujuan dan menyatakan sebab akibat atau genin riyuu. Makna genin riyuu seringkali dimaknai sama. Padahal terdapat perbedaan makna antara genin dan riyuu. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan perbedaan konjungsi tame bermakna gen’in ‘sebab’ dengan konjungsi tame bermakna riyuu ‘alasan’ pada klausa bahasa Jepang. Sumber data pada penelitian ini adalah wacana pada NHK NEWS WEB, NHK NEWS WEB EASY, korpus www.kotonoha.gr.jp/shonagon/ dan www.ninjal.ac.jp . Data yang ditemukan dalam penelitian ini berupa kalimat majemuk dengan konjungsi tame. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan teori teori teori Ikegami (2004) & (2008); teori Ichikawa (1997) dan (2010); teori Iori dkk (2002) tentang konjungtor tame; teori Ikegami (2004) dan Kindaichi (1989) tentang perbedaan gen’in dan riyuu. Berdasarkan hasil analisis, teridentifikasi bahwa terdapat perbedaan konjungsi tame bermakna gen’in ‘sebab’ dengan konjungsi tame bermakna riyuu ‘alasan’ pada klausa bahasa Jepang. Diantaranya adalah makna gen’in ‘sebab’ lebih bersifat objektif dan umum; dan menimbulkan perubahan, sedangkan makna riyuu ‘alasan’ lebih bersifat subjektif dan personal.