TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA PAPAN PERINGATAN DI STASIUN KERETA WILAYAH KANTO JEPANG
Keywords:
tindak tutur direktif, strategi kesantunan, papan peringatan , pragmatikAbstract
Penelitian ini membahas mengenai tindak tutur direktif pada papan peringatan di stasiun kereta wilayah Kanto Jepang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur direktif, serta menganalisis strategi kesantunan dalam penyampaian tindak tutur direktif tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif (Moleong dalam Hidayati dkk., 2021). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi (Sugiyono, 2018), dan simak catat (Mahsun dalam Fauzah, dkk., 2022). Data berupa tuturan yang terdapat pada papan peringatan di 12 stasiun kereta yang yang tergabung dalam jaringan Japan Railways East (JR East) di wilayah Kanto, yaitu stasiun Akihabara, Chiba, Harajuku, Ikebukuro, Omiya, Shibuya, Shinagawa, Shinjuku, Tachikawa, Tokyo, Ueno, dan Yokohama. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 41 data tindak tutur direktif yang diklasifikasikan ke dalam tiga jenis beserta fungsi penggunaannya, yaitu perintah atau meirei sebanyak 17 data, permintaan atau irai sebanyak 6 data, dan larangan atau kinshi sebanyak 18 data. Dalam hal strategi kesantunan dalam penyampaian tindak tutur direktif, ditemukan tiga strategi utama, yaitu strategi langsung tanpa basa-basi (bald on record strategy) sebanyak 3 data, strategi kesantunan positif (positive politeness strategy) sebanyak 4 data, dan strategi kesantunan negatif (negative politeness strategy) sebanyak 34 data. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi kesantunan negatif merupakan bentuk yang paling dominan digunakan dalam konteks komunikasi nonverbal di stasiun kereta wilayah Kanto Jepang.






