MAKNA IDIOMATIKAL DAN FUNGSI KOTOWAZA YANG MENGANDUNG UNSUR ATAMA ‘KEPALA’ DALAM BAHASA JEPANG (KAJIAN SEMANTIK)
Keywords:
atama, fungsi, idiomatik, kotowaza, peribahasaAbstract
Dalam memahami suatu budaya atau etnis salah satu caranya dengan mempelajari peribahasa-peribahasa dan ungkapan-ungkapan yang ada dalam bahasa mereka. Budaya Jepang yang memiliki keterkaitan dengan tubuh manusia. Peneliti ingin meneliti salah satu bagian tubuh yaitu kepala. Tujuan dari peneliti ini adalah mendeskripsikan makna idiomatik dan fungsi peribahasa dalam peribahasa bahasa Jepang yang mengandung unsur atama ‘kepala’. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, menurut Sugiyono (2020). Pengumpulan data menggunakan metode simak teknik catat menurut Sudaryanto (2015) digunakan untuk menyimak dan mencatat peribahasa pada sumber data. Analisis data menggunakan metode padan dan tekniknya menggunakan teknik BUL (Bagi Unsur Langsung), menurut Sudaryanto (2015). Sumber data dari penelitian ini adalah situs resmi kumpulan peribahasa bahasa Jepang yaitu proverb-enclopedia. Hasil analisis dari penelitian ini di temukan 7 (tujuh) data yang berhubungan dengan peribahasa berunsur kepala. Dari 7 (tujuh) data terbagi menjadi makna idiomatik positif 2 (dua) data, netral 3 (tiga) data, dan negatif 2 (dua) data. Lalu dari 7 (tujuh) data ditemukan fungsi peribahasa ofensif 3 (tiga) data, empirik 1 (satu) data dan didaktik 3 (tiga) data.