MAKNA LEKSIKAL DAN MAKNA BUDAYA LEKSIKON UPACARA PERNIKAHAN DALAM WEBSITE TSURUGAOKA HACHIMANGU SHINZEN KEKKONSHIKI (ETNOLINGUISTIK)

Authors

  • Syafa Humaira Institut Prima Bangsa
  • Nunik Nur Rahmi Fauzah Institut Prima Bangsa
  • Citra Dewi Institut Prima Bangsa

Keywords:

etnolinguistik, makna leksikal, makna budaya, shinzen kekkonshiki

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna leksikal, makna budaya, serta pergeseran fungsi dari leksikon yang terdapat dalam Shinzen Kekkonshiki, yaitu upacara pernikahan tradisional Jepang yang berlandaskan kepercayaan Shinto. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnolinguistik, dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa 17 leksikon yang diperoleh dari situs resmi Tsurugaoka Hachimangu, diklasifikasikan ke dalam dua kategori, yaitu Perlengkapan Pengantin (9 leksikon) dan Prosesi Pernikahan (8 leksikon).Makna leksikal dianalisis berdasarkan arti literal dari setiap leksikon sesuai kamus atau referensi bahasa Jepang. Sementara itu, makna budaya mengungkap nilai-nilai budaya Jepang seperti kesucian, keharmonisan, penghormatan terhadap leluhur, identitas sosial, dan kesiapan spiritual yang terkandung dalam penggunaan leksikon-leksikon tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9 dari 17 leksikon mengalami pergeseran fungsi budaya, di mana penggunaannya kini lebih bersifat estetika atau simbolik dalam konteks wisata dan fotografi daripada dalam pelaksanaan upacara pernikahan tradisional.Penelitian ini menegaskan keterkaitan erat antara bahasa dan budaya, serta pentingnya memahami makna yang terkandung dalam leksikon sebagai representasi identitas budaya suatu masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian etnolinguistik, khususnya dalam pelestarian dan pemahaman nilai-nilai budaya Jepang melalui bahasa.

Downloads

Published

2026-06-30

Similar Articles

31-40 of 65

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>